[Recap] Word of Honor Episode 1-2

 

Tadaa... fentur coba untuk merecap mulai dari episode awal Word of Honor yang diadaptasi menjadi Live Action (LA) dari novel Priest berjudul 天涯客/Tian Ya Ke/Faraway Wanderers. Sebelumnya fentur udah baca novelnya, dan ternyata setelah dibandingkan dengan dramanya bener2 beyond my expectation, bagus bangetttt.

Okay, here we go. Awal episode disuguhkan dengan ambisi para praktisi dunia persilatan untuk membuka Gudang Ilmu Bela Diri, dan kuncinya adalah Glazed Armor (Kunci Giok Biru) yang ditinggalkan Rong Xuan setelah dieksekusi Ikatan Lima Danau (ini kayak perhimpunan sekte gt) 20 tahun sebelumnya. Perebutan kunci ini yang memicu berbagai konflik pada episode selanjutnya .

And then here comes our beautiful actor (entah knp dia lebih tampan di drama dibanding di dunia nyata wkwk), Zhou Zishu, sebagai pemimpin Tianchuang, organisasi pembunuh yang diberi mandat oleh kaisar. Aturan Tianchuang adalah semua anggota yang sudah masuk  ke dalam organisasi tsb tidak boleh keluar untuk menjaga kerahasiaan. Jika ada yang kemudian nekat untuk keluar, maka akan diberikan tujuh paku penyiksa yang ditanamkan ke tujuh  pusat meridian tubuh yang mengakibatkan kelima indra berhenti berfungsi, dan dengan sendirinya orang tersebut akan mati perlahan dalam 3 tahun.

Tapi, akhirnya setelah 10 tahun, dia memilih untuk keluar dari organisasi tersebut. Dia merasa hidup dengan terhormat, tapi dia bahkan tidak bisa melindungi orang yang ingin dia lindungi. Jadi, perlahan-lahan dia menanamkan sendiri paku ke dalam tubuhnya, tetapi tidak sekaligus, penusukan pakunya dijeda selama periode waktu tertentu. Hal ini bertujuan supaya dia tetap mempertahankan setengah dari kekuatannya, dan menjaga kelima inderanya tetap berfungsi.

Kemudian, setelah keluar dari organisasi tsb, dia menyamar menjadi pria compang-camping dengan memakai topeng kulit. Sementara itu, di Lembah Hantu, here comes our flirty actor wkwk, Wen Kexing  sebagai Tuan Lembah Hantu.

Zhou Zishu bertemu Zhang Cheng Ling, tuan muda dari sekte Mirror Lake, salah satu aliansi Lima Danau. Zhang Cheng Ling memberi beberapa koin kepada Zhou Zishu karena menganggapnya gelandangan. At the same time, Zhou Zishu juga bertemu pertama kalinya dengan Wen Kexing saat Zhou Zishu yang berjemur (tapi kelihatannya menggelandang) ditantang oleh Gu Xiang (oh iya, ini aktris favoritku di sini, krn somplaknya sama dengan tuannya, Wen Kexing). Wen Kexing menyelamatkan Zhou Zishu yang dibully oleh Gu Xiang.

Lanjut ke episode 2

Zhou Zishu melanjutkan petualangannya dengan  berlayar menuju Mirror Lake Manor yang terkenal dengan pemandangan menakjubkan dengan kembang aprikot  dan hujan berkabut. Eh, ternyata dia diikutin Wen Kexing dong hahaha, modusnya dengan mengatakan “your steps were like the snow in the wind, and moon hidden behind the clouds, they are beautiful.”

Zhous Zishu langsung to the point nanya kenapa dia mengikutinya. Eh respon Wen Kexing di luar dugaan dengan menyatakan bahwa dia tidak mengikuti Zhou Zishu. Dia hanya mengikuti basa-basi Zhou Zishu yang berkata “sampai  jumpa lagi” sebelum mereka berpisah sebelumnya  dan karena itu,  Wen Kexing datang untuk berjumpa dengannya lagi, bukannya mengikuti (hahaha benar2 flirty dan jago ngeles njir wkwk). Zhou Zishu kesal dan meninggalkannya lagi.

Di malam hari terjadi pembantaian di sekte Mirror Lake oleh Lembah Hantu. Hanya Zhang Chengling yang berhasil melarikan diri bersama dengan lelaki tua yang sebelumnnya rakitnya ditumpangi Zhou Zishu untuk berlayar dan di tengah perjalanannya diselamatkan oleh Zhou Zishu. Di tengah jalan, paku di tubuh Zhou Zishu berulah lagi dan mereka tiba-tiba diserang hantu lagi (nb: hantu ini bukan literally hantu tapi sekelompok pembunuh).

Untungnya, Gu Xiang dan Wen Kexing datang membantu mereka. Lelaki tua itu juga sekarat karena melindungi Zhang Cheng Ling. Dia meminta permohonan kepada Zhou Zishu untuk melindungi Zhang Cheng Ling. Di gua tempat mereka menginap, Wen Kexing langsung to the point nanya Zhou Zishu apakah dia dalam penyamaran. Gu Xiang juga memperolok Zhang Cheng Ling karena dia tidak mempunyai kemampuan bela diri, karena di pertemuan sebelumnya, Zhang Cheng Ling suka beretorika untuk melindungi orang yang lemah, padahal dia sendiri tidak mampu melindungi dirinya sendiri (ya gpp sih, yg penting niat aja dulu, soal prakteknya nanti dibicarakan lagi wkwkwk).



Post a Comment

0 Comments