[Recap] Word of Honor Episode 3-4
Adegan dilanjutkan dengan suasana mereka menghangatkan diri di samping api. Zhou Zishu (ZZS) melihat anggurnya sudah tidak ada lagi, dan Wen Kexing (WKX) diam-diam mengamatinya. WKX kemudian menawarkan anggurnya dan menyuruh A-Xiang untuk menghangatkannya sebelum diberikan kepada ZZS. WKX selalu mengganggu ZZS dengan mengatakan bahwa penampilannya disamarkan.
Mereka membahas tentang peristiwa
pembantaian sebelumnya di Manor Mirror Lake oleh para antu di Gunung Qingya. Hal that matters mengenai dunia bela diri
selalu tentang keserakahan, kebencian dan ignorance. ZZH mengatakan bahwa para
hantu di Gunung Qingya dulunya sangat jahat, hingga akhirnya berakhir di Lembah
Hantu dan tak bisa melarikan diri.
WKX menambahi bahwa yang disebut
hantu tidak merujuk kepada hantu yang sekarang tinggal di Gunung Qingya, tetapi kepada Rong Xuan, iblis agung
yang dieksekusi di Gunung Qingya 20 tahun lalu. Rong Xuan meninggalkan pusaka
bela diri yang disebut “World’s Armory”
dan satu-satunya cara untuk membukanya adalah dengan menggunakan kunci
Glazed Armor atau Giok Biru. ZZH tidak tertarik dengan ide untuk memilikinya
karena dia mengganggap bahwa menguasai semua pusaka tersebut tidak lain
hanyalah kerakusan semata.
Master Shen pergi ke kediaman Manor
Mirror Lake untuk melihat jasad Zhang Yusen, saudara sesumpahnya itu. Pasangan kakek-nenek Tao Hong dan Lv Liu juga
datang untuk memprovokasi Master Shen, tetapi akhirnya dilerai oleh ketua Geng
Pengemis, Huang He.
ZZS melanjutkan perjalanannya untuk
mengantarkan Zhang Chengling (ZCL). WKX sangat penasaran dengan ZZS bahkan
setelah diselidikinya, dia tidak menemukan satu kesalahan apapun dalam
penyamaran ZZS sehingga dia berniat mengikuti ZZS. Tetapi ZZS tidak
mempedulikannya.
Tetapi, di sepanjang jalan, ZZS selalu
berjumpa dengan WKX, entah karena kebetulan, atau kebetulan yang disengaja,
hahaa. Hingga puncaknya, saat ZZS mencari penginapan untuk bermalam, dia
ditolak oleh pemilik penginapan (mungkin karena tampangnya yang menggelandang
ya wkwk), tetapi lagi-lagi WKX ternyata di sana. ZZS terpaksa mengiyakan
bantuan WKX karena tidak punya pilihan lain. WKX tetap mengikuti ZZS hingga ke
kamar, tetapi ZZS mengusirnya karena dia jengkel.
Paginya, saat ZZS turun untuk sarapan, WKX sudah
duduk di tempat makan. ZZS pun tidak bisa menghindar, dan terpaksa harus
melayani ocehan WKX wkwkwk. Dia pura-pura bertanya kepada A Xiang siapa orang
kedua yang paling cute di dunia, A Xiang menjawab orang yang mentraktirnya
dinner. WKX menjawab bahwa yang paling cute di dunia adalah orang berpura- pura
keras di luar, tetapi lembut hatinya. A
Xiang bertanya siapa orang yang paling cute di dunia, Wen Kexing menjawab bahwa
itu adalah seseorang yang pingganggnya langsing, kakinya panjang, kelihatan
keras di luar, tapi hatinya lembut, sambil melirik ZZS (betapa flirtynya yawlo ahahahha).
Mereka menunggu Zhang Chengling untuk
bangun dulu sebelum makan. Di sisi lain Geng Pengemis telah berkumpul dan
mendiskusikan untuk menculik Zhang Chengling.
Zhang Chengling kemudian turun untuk makan dan ZZS menyuruhnya mencuci
tangan di luar penginapan. Ketika dia di luar penginapan, mata-mata dari Geng
Pengemis melihatnya datang dan mereka bersiap untuk melapor.
Zhang Chengling masuk kembali untuk
makan, tetapi dia hanya mendiamkan makanannya. A Xiang kesal dan mengomelinya
dengan mengatakan bahwa Zhang Chengling sangat lemah, bertemu suatu masalah
langsung merasa dunia hancur. Jika perut kosong, bisakah kita mengharapkan
dunia berubah dan musuh kita tersambar petir? A Xiang menghela napas dan
berkata dengan nada lembut bahwa jika Zhang Chengling tidak makan, menambah kekuatan
dan kemampuan, apakah bisa hanya mengharapkan orang lain untuk membalaskan
dendamnya? Di rumah mengandalkan orang tua, di luar mengandalkan teman, tapi
tidak segampang itu kalo hanya mengandalkan orang lain. Setelah mendengar itu,
Zhang Chengling langsung makan dengan cepat sambil terisak.
Di sisi lain, Ikatan Lima Danau
berkumpul dan berdiskusi menyoal pembunuhan ayah Zhang Chengling, Zhang Yusen
oleh Lembah Hantu. Mereka berencana untuk melakukan rapat besar untuk menyerang
Gunung Qingya.
Di malam hari ZZS bermeditasi untuk
meredam efek Paku Tujuh Lubang yang sudah tertanam di tubuhnya. Dia tiba-tiba
mendengar Zhang Chengling yang bermimpi buruk. Di luar penginapan ada dua orang
tak dikenal yang mengintai kamar Zhang Chengling. ZZS bergegas untuk menenangkan
Zhang Chengling dan menyuruhnya tidur kembali. Kemudian, ZZS ke luar kamar
untuk mencari pengintai tersebut. Ternyata, mereka sudah ditangani oleh WKX
duluan. WKX bertanya apakah dia oleh memanggilnya dengan sebutan A Xu, kemudian
mengoceh lebih lanjut soal penyamaran ZZS, dan bertekad suatu hari nanti untuk
melihatnya di balik topeng penyamaran tersebut.
Episode 4
Paginya WKX bersantai di luar
penginapan dan kebetulan ZZS dan Zhang Chengling sedang keluar dari penginapan
tsb. WKX mengoceh soal ZZS yang memanggilnya dengan sebutan Tuan Muda Wen dan
berdalih karena mereka sudah pernah melewati maut bersama, menginap bersama di
kuil reyot, jadi panggilan Tuan Muda Wen terlalu sopan. Kemudian dia menawarkan
kuda untuk ditunggangi ZZS dan Zhang Chengling ke tujuan selanjutnya. Zhang
Chengling segera berterimakasih dan mengatakan mereka baru kenal tetapi sudah
serasa dekat, WKX menanggapi dengan pernyataan bahwa kadang-kadang memang
manusia itu terasa asing meski sudah lama mengenal, terasa dekat meski baru
mengenal. Dan kemudian melanjutkan ocehannya dengan berkata pertemuan dia dan
ZZS bagaikan bertemu kawan lama meski mereka baru saling kenal. Dalamnya hubungan
tidak bisa diukur hanya dari lamanya mengenal.
Geng Pengemis tiba-tiba datang untuk
menjemput Zhang Chengling mengatakan bahwa itu adalah perintah dari tetua geng
(Huang He) dan Ikatan Lima Danau. Tetapi Zhang Chengling menolak dan berkata
kepada ZZS bahwa dia tidak mengenal mereka. Juru bicara geng pengemis tsb tidak
sabar dan berdalih mengatakan bahwa Zhang Chengling linglung karena diberi obat
oleh ZZS. WKX langsung memprovokasi bahwa dengan kemampuan membalikkan fakta
seperti itu cocoknya jadi ahli debat bukan pengemis wkwkkw.
Merasa dilecehkan, Geng Pengemis
langsung menyerang mereka dan mengancam agar Zhang Chengling diserahkan kepada
mereka. ZZS menyerahkan Zhang Chengling kepada WKX untuk diawasi sembari dia
melawan Geng Pengemis tersebut. Di sela-sela pertarungan mereka, Zhang
Chengling khawatir akan ZZS dan meminta WKX untuk membantu ZZS, namun WKX hanya
merespon bahwa mereka bukan tandingan ZZS dan malah menawarinya kacang kenari
untuk memperkuat fungsi otaknya HAHAHA.
Zhang Chengling tiba-tiba diserbu
seorang anggota Geng Pengemis, tetapi WKX hanya melihatnya. ZZS khawatir akan
Zhang Chengling, dan berteriak kepada WKX, tetapi WKX hanya menanggapi dengan
tenang dan berkata sebelumnya ZZS hanya menyuruhnya untuk mengawasi Zhang Chengling
(bukan melindungi) dan malah menggoda ZZS meskipun tak setampan ZZS tetapi dia tidak
merusak mata sehingga dia hanya mengawasinya tanpa melakukan aksi untuk
melindunginya (yaampun ini orang sumpahh). WKX melanjutkan omong kosongnya lagi
kalau ZZS butuh bantuan harusnya langsung mengatakannya, kalau tidak diucapkan,
bagaimana dia bisa peka.
ZZS akhirnya kelelahan dan
memuntahkan seteguk darah, baru kemudian WKX akhirnya datang membantu. ZZS
membawa ZhangChengling melarikan diri dan membiarkan WKX menangani Geng
Pengemis tersebut. WKX tanpa ampun langsung mencekik juru bicara Geng Pengemis
tadi sampai mati (aksinya bener2 badass sumpah) dan memperingatkan yang lain
kalau ingin selamat segera menyingkir. Namun, mereka tidak menyingkir dan malah
mengeroyok WKX, akhirnya mereka semua mati dibantai WKX.
A Xiang bertemu Zhang Chengling dan
ZZS yang sedang membakar ikan di tepi danau. Kebetulan WKX juga sedang berada
di dalam kapal sedang memainkan seruling. Setelah bermain sebentar, WKX akhirnya
turun dari kapal menuju tempat ZZS. Melihatnya datang, ZZS melengos lagi dan
tidak membiarkannya duduk di sampingnya. WKX mulai membahas perkelahian dengan
Geng Pengemis tadi dan menyiratkan bahwa dia awalnya tidak membantu ZZS melawan
karena dia ingin memastikan asal sekte ZZS dari teknik bela diri yang digunakan
ZZS. ZZS kesal dan menanggapi bahwa terkait asalnya, dari mana dia datang, ke
mana dia akan pergi, dia sendiri tidak tahu, dan juga asal dan tujuan WKX
sejauh ini, dia juga tidak tertarik.
Mereka tiba-tiba diserang oleh musik
kegelapan yang membuat kesadaran terganggu. Untungnya, ZZS langsung melawan balik
dengan meniup seruling WKX. Akibat kejadian tsb, Zhang Chengling merasa tidak
enak badan dan ZZS malah mengomelinya, karena seharusnya jika dia memiliki
fondasi bela diri, dia tidak akan gampang dipengaruhi oleh musik tersebut.
Zhang Chengling memohon ZZS untuk menjadi gurunya karena hingga dia berumur
sekarang, dia belum pernah belajar bela diri karena menganggap kakak2nya sudah
pandai bela diri dan dia cukup berbakti saja ke orang tuanya sehingga tidak
usah belajar bela diri. ZZS hanya memarahinya lagi dan mengatakan akan sulit
mencapai kultivasi tertinggi jika mulai dengan umurnya yang sekarang.
WKX kemudian menghibur anak tersebut,
dan berkata bahwa level yang dimaksud ZZS adalah level boddhisativa, dan
sedikit orang yang mampu mencapainya, sehingga Zhang Chengling tidak harus
berkecil hati. WKX berkata dengan lembut untuk membujuk Zhang Chengling tekun
belajar sehingga setidaknya bisa melindungi dirinya.
ZZS kemudian berkata ke Zhang
Chengling untuk belajar bela diri dari dasar dan kemudian pelajari dengan
konsisten mulai hari ini. Kemudian dia mengajari Zhang Chengling ilmu hati
untuk mengobati efek dari suara kegelapan yang tadi menyerang mereka. WKX
memuji ZZS karena walaupun di luar dia keras menegur Zhang Chengling,
sebenarnya dia punya hati yang lembut (eakk :D).
WKX meniup seruling pembersihan hati semalaman
untuk membantu ZZS memulihkan tenaga dalamnya. Di sepanjang perjalanan, Zhang
Chengling terus membujuk ZZS agar mau menjadi shifu-nya. Hal ini berkat ajaran
WKX yang menyuruhnya agar gigih mengikuti dan membuntuti ZZS. Akhirnya setelah
lama di perjalanan, mereka tiba di kediaman Zhao Jing.

Post a Comment
1 Comments