Review/Sinopsis Serial Ice Fantasy (Pendekar Negeri Es)
Pertama
kali fentur nonton ini ketika kuliah online Juni 2020 tahun lalu, masa-masa
sibuk nyusun TA. Ga sengaja aku nonton tv dan setelah saya ikuti beberapa
episode setiap malam ternyata seru juga wkwkkw. Dan justru series ini yang
membuat aku menyukai series/drama China hingga sekarang. Latar dunia fantasinya
menurutku sangat bagus bahkan saya sempat-sempatnya search di google apakah
lokasi settingan itu ada di dunia nyata wkwk.
Pada
serial ini ditampilkan 4 main points yang menurut saya inti dari drama ini. Vibe
pertarungan Kerajaan Es dan Api, romansa yang berkembang secara perlahan antara
Ka Suo (Pangeran Es) dan Li Luo (ini nih cewek yang aku kagumi karena skill
martial artsnya jago banget), pengorbanan Yan Da (putri Kerajaan Api) terhadap
Ying Kong Shi (step brothernya Ka Suo) dan juga persaudaraan yang mendalam
antara Ka Suo dan Ying Kong Shi.
Untuk
pertarungan antar kerajaan ga usah saya bahas di sini karena berbicara soal
kerajaan2, pasti ga jauh2 dari yang namanya so-called perebutan
kekuasaan/pengaruh. Jadi, let me talk about the remaining points, yes or yes?
Saya
suka karakter Li Luo, perempuan penjaga (The Guardian) yang tegas, lugas, jago
martial arts, dan sifatnya yang easy going terhadap Ka Suo walaupun dia
berstatus commoner/orang biasa (soalnya kebanyakan yang genre serial kerajaan pasti sangat meng-emphasize
hierarki). Scene favorit aku adalah saat
Li Luo pertama kali menemui Ka Suo di dunia manusia sambil memberikan sekuntum
bunga (fyi: dewa di sana kenyang dengan cara menghirup aroma bunga doang wkwkw).
Kemudian si Li Luo inilah yang selalu melindungi Pangeran Es tersebut di
adegan2 selanjutnya. Gara2 itu, setelah selesai menonton serial ini, saya
mencari serial lain yang main actressnya jago silat wkwk.
Saya
juga salut sama hubungan persaudaraan yang mendalam antara Ka Suo dan Ying Kong
Shi. Walaupun Ka Suo dinobatkan sebagai putra mahkota, sebenarnya dia tidak
menginginkan tahta. Berbeda dengan ibu Ying Kong Shi yang selalu berusaha
supaya Ying Kong Shi bisa menjadi penguasa dengan menghalalkan segala cara. Ying
Kong Shi sangat memuja gegenya tersebut. Sejak kecil, gegenyalah yang selalu
membelanya saat dia dibully oleh kawan sebayanya karena dia tidak mempunyai
kekuatan sebagaimana dewa. Hingga suatu ketika, mereka pada akhirnya berebut
takhta (lho koq? Guess konspirasi apa yang terjadi wkwk). Pada akhirnya Ying
Kong Shi yang mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan gegenya tersebut.
Peristiwa
naas lain juga terjadi, di saat Ka Suo akhirnya direstui oleh raja untuk
meminang Li Luo, di hari pernikahannya, Li Luo tak sengaja tertikam pedang. Untuk
menyelamatkan nyawanya, Ka Suo memohon bantuan pada peri (lupa aku namanya,
dewi Aphrodite kali ya wkwk ohiya itu kan dewi Yunani, ah bodo amatlah, semua
dewa-dewi bersaudara wkwk). Tapi, ya itu, there’s no free lunch, harus ada
risiko yang harus dibayar untuk pertukaran tersebut.
Fentur
kasih 7.8 out of 10 lah untuk series ini. Untuk yang suka tema fantasy pasti
bakal suka series ini. Oh iya aku juga suka bgt sama theme song nyaa. Semoga dengan
membaca tulisanku, kalian ketrigger to put this series in your watchlist. Cukup
sekian dan terima gaji!

Post a Comment
0 Comments